Bidang Konservasi X MSP X Department Sosling BEM Kema FPIK UNPAD

BIOTA LAUT
Biota laut terbagi atas 2 kelompok yaitu: kelompok hewan dan kelompok tumbuhan. Kelompok biota laut, yaitu ikan, krustacea, koral, moluska, dan echinodermata. Sejak 2015, tercatat ada sekitar 100-an kasus mamalia terdampar, dengan rincian sekitar 16-20 kasus per tahunnya dan sejak 2015 hingga saat ini, sekitar 52,2 persen paus terdampar bisa kita selamatkan atau dikembalikan ke laut,” kata Staf Ahli Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut KKP Pamuji Lestari.
Penyebab Terjadinya
Kejadian biota laut terdampar merupakan kondisi dari ketidakberdayaan biota laut (baik dari Mamalia Laut maupun biota laut lainnya) untuk kembali ke habitat alaminya dengan usahanya sendiri. Penyebab terjadinya hewan laut terdampar, yaitu :
11.Kemungkinan terjadi gangguan dalam organ sistem navigasi akibat adanya aktivitas manusia.
- Timbulnya penyakit
- Pemangsaan
- Perubahan dari iklim, lingkungan, dan habitat
- Terjadinya gempa didasar laut
- Tingginya pencemaran fisik maupun kimia
- Kemungkinan dari pembangunan pesisir dan sungai yang tidak lestari.
- Adanya polusi suara dari aktivitas manusia di laut.
- Pencemaran laut (cemaran minyak, kimia, plastik)
- Blooming alga
- Adanya gangguan dalam perjalanan migrasi mereka
Dampak Bagi Masyarakat Sekitar
Apabila semakin sering terjadinya fenomena hiu tutul/whale shark yang terdampar ke pesisir, maka hal tersebut dapat menjadi alarm atau notifikasi bagi masyarakat sekitar bahwa adanya kemungkinan perubahan kualitas air di perairan setempat. Maka, dengan munculnya notifikasi atau peringatan seperti itu masyarakat setempat perlu lebih peka dan segera menemukan akar permasalahan dari terdamparnya biota-biota laut tsb, seperti terganggunya perjalanan migrasi mereka yang diakibatkan aktivitas penangkapan ikan. Sehingga membuat kawanan hiu tutul bergerak ke perairan dangkal lalu terjebak. Maka, rute penangkapan ikan setelah adanya fenomena ini perlu dikaji ulang untuk mengurangi kemungkinan fenomena yang sama.
Tiga Hal yang Menjadi Garis Besar Mengapa Perlu Menangani Kejadian Terdampar Ini
- Kejadian terdampar ini dapat membantu kita untuk paham terhadap kondisi lautan, baik kondisi secara alamiah maupun kondisi yang diakibatkan oleh aktivitas manusia itu sendiri.
- Tercatat ada 35 spesies dari paus dan lumba-lumba ditambah 1 spesies sirenia (dugong / duyung) yang tersebar di wilayah perairan Indonesia yang semuanya masuk dalam golongan Mamalia Laut. Sedangkan dari golongan biota laut lainnya seperti Hiu Paus dan Mola-mola juga kerap mengalami kejadian terdampar baik hidup maupun mati. Semua spesies tersebut memiliki status dilindungi secara penuh dan tidak boleh dimanfaatkan sama sekali.
- Bangkai yang umumnya terdampar di pantai / wilayah pesisir dapat membahayakan kesehatan manusia, potensi cemaran dan kontaminasi ke manusia jika melakukan kontak langsung dapat membawa resiko masuknya bakteri ke dalam tubuh kita yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan infeksi hingga kematian.
HASIL DISKUSI
1.Apakah semua biota laut bisa dimanfaatkan?
Semua biota laut “bisa” dimanfaatkan tetapi tidak semua biota laut “boleh” dimanfaatkan, karena ada regulasi yang mengaturnya. Cara pemanfaatannya tergantung bagaimana kita sebagai manusia dapat memanfaatkannya, entah itu untuk riset, konsumsi, sarana edukasi. Karena dengan teknologi yang ada kita dapat memanfaatkan biota laut dengan baik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lain. Tetapi ada beberapa biota laut yang memang tidak boleh dimanfaatkan karena jumlah populasinya yang sudah berkurang banyak.
2.Apakah ada alat tangkap lain yang sama efektifnya untuk keuntungan nelayan yang dapat digunakan tanpa perlu menggunakan sonar?
Alternatif sonar sebenarnya ada tapi biayanya tidak murah, dengan menggunakan suara akustik yang seritme dengan ikan tersebut, karena ternyata ikan – ikan itu berkomunikasi dengan suara, dicoba memanggil ikan dengan frekuensi ternyata pada datang, jadi sesuai frekuensi ikan yang akan ditangkap. Atau bisa juga dengan mengandalkan alam saja seperti melihat bulan dan burung untung mengetahui daerah penangkapan ikan atau fishing ground.
3.Bagaimana cara mencegah biota laut agar tidak terdampar?
Cara mencegah biota laut agar tidak terdampar menggunakan alat yang memancarkan gelombang akustik agar biota laut lain tidak mendekat dan juga dengan menjaga laut kita agar tidak tercemar dan tetap membuat biota laut tersebut hidup dengan nyaman.