Lompat ke konten

DANAU BAWAH LAUT

  • oleh

Berkandang Bidang Manajemen Sumberdaya Perairan

Jum’at, 12 Maret 2021

Danau memiliki pengertian suatu perairan yang selalu tergenang sepanjang tahun dan mempunyai mutu air yang bersifat khas dari satu danau ke danau yang lain serta mempunyai produktivitas biologi yang tinggi. Danau terbagi menjadi tiga berdasarkan keadaan nutrisinya, yaitu oligotrofik, eutrofik, dan distrofik. Selain jberdasarkan keadaan nutrisinya, danau juga terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan jenis terbentuknya. Jenis danau berdasarkan proses terbentuknya, yaitu vulkanik, tektonik, tektovulkanik, glasial (gletser), aliran (oxbow), karst, laguna, dan buatan. Danau memiliki batas zonasi, adapun batas-batas tersebut adalah litoral, limnetik, dan profundal.

Zonasi Danau

JACUZZI OF DESPAIR

Danau yang terletak di dasar atau di bagian bawah permukaan laut, tepatnya Teluk Meksiko.

Pertama kali ditemukan oleh tim peneliti San Pedro, yang dikenal dengan operasi E/V Nautilus pada tahun 2015. Penemuan ini berawal dari dikirimnya remotely operated vehicle (ROV) Hercules untuk memeriksa cold seep di Teluk Meksiko.

Dinamakan Jacuzzi of Despair karena kandungan salinitas (kadar air garam) yang ekstrim dan gas metana pada air danau dapat membunuh makhluk hidup yang masuk ke danau tersebut. Salinitas air empat-lima kali lebih tinggi dari sekitarnya. Salinitas air yang tinggi membuatnya begitu padat dan kental sehingga tidak bercampur dengan air di sekitarnya. Lapisan atas kolam air garam (dari permukaan turun hingga kedalaman 3 m) memiliki salinitas yang sangat tinggi (80–110 psu) dan suhu 7,8 ° C.  Di bawah lapisan ini, ada lumpur bermuatan hidrokarbon dan cairan pada suhu 19 ° C. Hasil analisis mengkonfirmasi bahwa kolam air garam ini jenuh dengan metana.

Danau bawah laut terbentuk selama beberapa juta tahun yang lalu ketika teluk meksiko relatif dangkal dan air menguap meninggalkan sedimen besar garam. Setiap kali sedimen garam bergeser atau retak, minyak dan gas yang terperangkap akan lolos, memungkinkan air laut masuk dan bercampur dengan sedimen. Jacuzzi of despair memiliki diameter sekitar 100 meter dengan kedalaman mencapai 3.300 meter.

COLD SEEP

Cold seep features merupakan hidrokarbon yang berada dalam keadaan normal terperangkap jauh di bawah dasar laut. Hidrokarbon dipaksa keluar dari kedalaman oleh pergerakan garam besar. Pergeseran lapisan garam ini menghasilkan retakan yang membuka jalur migrasi minyak dan gas. Di beberapa lokasi cold seep, terjadi interaksi air dan garam menghasilkan cairan yang sangat asin (brine) dimana empat atau lima kali lebih asin dari air laut. Air asin ini jauh lebih padat dari pada air laut di atasnya dan tidak mudah bercampur dengannya. Dalam beberapa kasus, air garam membentuk kolam besar, bahkan danau.

HASIL DISKUSI

1. Mengapa fenomena danau bawah laut bisa terjadi?

Danau bawah laut ini terbentuk karena ada perbedaan salinitas jadi hampir mirip peristiwa haloklin yaitu bertemunya dua masa air yang berbeda, meskipun danau bawah laut ini hanya ada di mexico tidak menutup kemungkinan bisa diliat lagi dari segi peristiwa haloklin ini ada di lain tempat.

2. Bagaimana kira-kira proses terbentuknya danau bawah laut?

Fenomena ini terjadi ketika air laut merembes melalui lapisan garam tebal dan ketika garam larut, itu membuat cekungan di dasar laut. Karena garam menghasilkan air yang lebih padat, maka air akan masuk ke dalam cekungan-cekungan ini yang membuatnya tampak seperti danau yang terbentuk di bawah air.

Air di teluk Mexico mengandung garam yang cukup tinggi, namun tetap saja kandungan garam di Jacuzzi ini lima kali lebih tinggi dari bagian atasnya. Lalu air dari danau ini bisa keluar jika ada retakan dan gas metana pun akan meluap luap, tetapi molekul dalam danau ini lebih kuat sehingga tidak bercampur.

3. Apa biota yang tinggal/hidup di danau bawah laut?

Zat yang terkandung dalam danau ini mematikan sehingga makluk yang hidup disini akan mati, mungkin makhluk yang hidup disekitar pun sudah makhluk yang aneh seperti angler fish, ikan raja laut atau silokan, kemungkinan biota disitu beragam dan jarang diliat. Gas metana yang terkandung (keluar mencuat dari danaunya) sehingga pasti terdapat mikroba yang tahan di suhu ekstrem. Pendapat ini diperkuat dengan penemuan gas metana di artik, tetapi ternyata ada biota yang terus hidup dan bertahan. Mungkin di danau ini ada jenis mikroba yang seperti itu.