Lompat ke konten

PERSONAL HYGIENE UNTUK MENJAMIN KEAMANAN PANGAN

  • oleh

Personal hygiene adalah suatu usaha untuk memelihara kesehatan diri seseorang yang bertujuan untuk mencegah terjangkitnya penyakit serta untuk memperbaiki status kesehatannya.

PENTINGKAH PERSONAL HYGIENE UNTUK MENJAMIN KEAMANAN PANGAN?

sumber : vietnamnews

Sangat penting, karena manusia merupakan salah satu sumber bahaya mikrobiologi yang dapat mengkontaminasi produk pangan. Tangan atau bagian tubuh lain yang terlihat bersih belum tentu bebas mikroba. Karena kuman, virus, atau bakteri patogen bersifat mikroskopis (tidak bisa dilihat dengan mata telanjang). Maka dari itu penerapan personal hygiene sangat penting, terutama bagi personel industri yang berhubungan langsung dengan produk perikanan.

MIKROBA PADA KULIT MANUSIA

sumber : istockphoto

Meskipun tidak terlihat, kulit manusia sebenarnya mengandung mikroba, baik mikroba baik maupun mikroba pembawa penyakit. Secara keseluruhan, kulit manusia dewasa memiliki luas total 1,8 meter persegi dan pada kulit tersebut hidup sekitar 1,5 triliun mikroba! (nol nya ada 12). Bayangkan bila mikroba-mikroba pembawa penyakit dari kulit orang lain mengkontaminasi makanan kita!

BAGAIMANA CARA MENERAPKAN PERSONAL HYGIENE?

sumber : istockphoto

Meskipun terdengar sepele, menerapkan personal hygiene nyatanya gampang-gampang susah loh. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan personal hygiene, diantaranya adalah wawasan/pemahaman, kesadaran, serta kebiasaan personel. Selain kedua faktor tersebut, fasilitas penunjang seperti keberadaan tempat cuci tangan, jamban, dan pakaian pelindung pada UPI juga sangat mempengaruhi keberhasilan penerapan personal hygiene. Selanjutnya kita akan mengetahui langkah-langkah menerapkan personal hygiene :

  1. Cuci Tangan
sumber : detik

Karena tangan merupakan bagian tubuh manusia yang paling banyak bersentuhan dengan produk perikanan saat melakukan proses pengolahan, maka kebersihan tangan sangatlah penting dan utama. Cara mencuci tangan yang baik diantaranya adalah dengan menggunakan sabun cair dan air mengalir selama kurang lebih 20 detik, serta dikeringkan dengan handuk bersih. Mencuci tangan harus dilakukan sebelum dan sesudah melakukan proses produksi, setelah dari kamar mandi, setelah menyentuh bagian tubuh lain, dsb.

2. Aturan Berpakaian

sumber : alsco

Pakaian yang dikenakan saat menangani produk pangan pun sangat penting untuk diperhatikan dalam upaya pencegahan kontaminasi silang. Pakaian yang digunakan saat mengolah produk perikanan sebaiknya merupakan pakaian bersih yang dicuci dengan benar, dan idealnya menggunakan pakaian pelindung tambahan seperti  apron tanpa kantong, sarung tangan, hair net dan beard net (untuk pria berjanggut), penutup hidung dan mulut, serta sepatu dapur/boots dapur. Personel juga dilarang untuk mengenakan perhiasan selama proses produksi.

3. Kesehatan

sumber : takeshape

Personnel yang sedang sakit tidak boleh menangani atau melakukan kegiatan produksi, terutama bila sedang mengalami demam tifoid, kolera, hepatitis, tuberkulosis, dan gastroenteritis. Personnel yang menderita penyakit tersebut memiliki resiko yang sangat besar untuk mengkontaminasi produk pangan. Selain sakit, personnel juga harus berhenti untuk menangani dan melakukan kegiatan produksi bila mengalami luka.

4. Perilaku

sumber : crello

Perilaku di tempat kerja juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kontaminasi silang. Oleh karena itu, saat melakukan kegiatan atau berada di tempat pengolahan usahakan untuk tidak menyentuh benda-benda lain, bersin dan batuk, mengobrol, makan dan minum, menyentuh pakaian atau bagian tubuh, dan mencicipi makanan dengan tangan. Bila ingin mencicipi makanan maka harus menggunakan alat, dan alat tersebut tidak boleh menyentuh makanan kembali (hanya sekali pakai).

REFERENSI

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2001. Kumpulan Modul Kursus Penyehatan Makanan bagi Perusahan Makanan dan Minuman. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Gisslen, W. 2006. Professional Cooking for Canadian Chef (6th ed.). John Willey & Sons Inc. Hoboken.

Jumaa , P. A .  2005. Review: Hand hygiene: simple and complex. International Journal of Infectious Diseases, Vol. 9 : 3 – 14 .

Margas, E., & Holah, J. T. 2014. Personal hygiene in the food industry. Hygiene in Food Processing. Woodhead Publishing Limited. Sawston. 408–440.

Baca Kajian Bidang KMHP dalam bentuk jurnal di : https://himikan.fpik.unpad.ac.id/personal-hygiene-untuk-menjamin-keamanan-pangan/