Lompat ke konten

Kematian Massal Ikan di Danau Maninjau

  • oleh

DANAU MANINJAU

Danau maninjau terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Danau Maninjau termasuk kedalam tipe danau vulkanik berupa danau kaldera. Luasnya mencapai 99,5 km2 dengan kedalaman 165 m .Salah satu danau perioritas untuk diselamatkan.

Danau Maninjau

MANFAAT DANAU MANINJAU

  • Sumber air bersih untuk mandi dan mencuci
  • Aktivitas Pertanian dan Perikanan tangkap juga budidaya KJA
  • Tempat Wisata
  • PLTA

Januari-Desember 2021 kematian massal sebanyak 1.764 ton Kerugian mencapai Rp35,28M

Januari-Februari 2022 12 Februari 2022 Kematian ikan mencapai 130 ton , kerugian mencapai 2,6 miliar. 19-20 Februari Kematian ikan mencapai125 ton Total kematian menjadi 225 ton selama Februari 2022.

KENAPA BISA TERJADI?

Overcapacity KJA

  • Terdapat 27.000 KJA di danau maninjau. Sementara peraturan standar memungkinkan sekitar 7.000 keramba
  • Danau Maninjau merupakan Danau eutrofik-hipereutrofik yg tidak cocok dipilih sebagai lokasi usaha budidaya KJA
  • Over feeding menyebabkan banyak sisa pakan yang terbuang ke perairan dan mengakibatkan banyak bahan organik yang harus didegradasi agar terurai
  • Kadar bahan organik dari kotoran ikan terlalu banyak, mikroba tidak mampu untuk mengurainya karna menipisnya kandungan oksigen sehingga terbentuklah amoniak. Daya racun amoniak lebih tinggi daripada daya racun kekurangan oksigen.
  • Posisi sebagian KJA berada pada kedalaman < 10 meter.

Kualitas Air

  • Oksigen terlarutnya relatif rendah hingga 4,75 ppm.
  • Amonia 0,2-1,07 mg/L atau lebih besar dari ambang batas yaitu 0,02 mg/L.
  • Kandungan Nitrit mencapai 0,07-0,21 mg/L, batas toleransi untuk kegiatan perikanan 0,06 mg/L.

Gas Alam

Proses pengeluaran belerang dari dasar danau masih terjadi sampai sekarang secara alamiah

Cuaca Ekstrim

  • Curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan gelombang, maka terjadi pembalikan air dasar ke permukaan danau/fenomena upweeling. Akibatnya oksigen di Danau Maninjau berkurang.
  • Akibat intensitas sinar matahari yang menurun, maka menghambat proses fotosintesis. Padahal fotosintesis menghasilkan oksigen yang dibutuhkan ikan dan biota air lainnya

AKIBAT YANG DITIMBULKAN

  1. Polusi Udara
  2. Penurunan wisatawan
  3. Pencemaran Air
  4. Kerugian Petani KJA

PENCEGAHAN

Membatasi jumlah KJA

Jumlah KJA yang disarankan yaitu sebanyak 6 ribu karamba. Batas maksimal itu untuk menjaga ekosistem danau, agar tak makin parah kondisinya

Jarak dan tata letak KJA perlu ditinjau

Agar terdapat ruang yang memungkinkan terjadinya sirkulasi air. lokasi KJA diletakkan lebih ke tengah danau hingga kedalaman air 50m

Sistem KJA ganda

Memanfaatkan pakan sisa dari pakan yang diberikan pada keramba diatasnya sehingga bisa mengurangi tumpukan sisa pakan di dasar danau

Strategi pemberian pakan

Berikan pakan ikan pada saat ikan lapar maksimal dan sebaiknya berikan juga ikan pakan apung agar mudah kontrol

Penghentian sementara kegiatan budidaya hingga kondisi cuaca membaik dan tingkat pencemaran sudah mulai normal

Monitoring harian kualitas perairan Danau

Penyedotan dan/atau pengerukan sedimen

Pasang sistem aerasi darurat

Pemasangan Early Warning System (EWS)

PENANGGULANGAN

  • Tahap awal adalah melakukan penyelamatan ikan yang masih hidup ke keramba evakuasi
  • Membuang atau mengangkat bangkai ikan yang sudah mati sesegera mungkin
  • Menyediakan lahan untuk pemusnahan bangkai ikan melalui penguburan/pembakaran bangkai.
  • Sterilisasi alat budidaya
  • Monitoring kualitas air pasca kematian ikan

HASIL DISKUSI

  1. Tindakan apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah agar kejadian kematian massal ikan tidak terus terulang?

Perlu ketegasan pemerintah dalam pengurangan, pembatasan dan tata letak KJA. Bisa juga dengan melakukan bioremediasi untuk memulihkan cemaran air, dan juga dengan penyuluhan kepada pembudidaya akan pentingnya sistem budidaya yang ramah lingkungan

2. Apakah jumlah KJA dapat dikurangi? Jika bisa bagaimana caranya?

Bisa. Namun memang sulit untuk mengurangi jumlah KJA karna memang sudah bertahun tahun lamanya masyarakat bergantung hidup pada KJA. KJA yang tidak aktif, dibersihkan sehingga mengurangi polusi. Hanya saja pengurangannya dilakukan bertahap. Selain itu, sanitasi lingkungan pun harus memenuhi persyaratan Cara Budidaya Ikan yang Baik dan sesuai standar. Dalam pengurangan jumlah KJA, pemerintah menyiapkan bantuan dan program bagi pembudi daya KJA untuk beralih metode budidaya melalui berbagai program bantuan seperti budidaya ikan sistem bioflok

3. Bagaimana cara mengurangi tingkat toksik perairan?

Salah satu caranya yaitu dengan bioremdiasi. Bioremediasi merupakan upaya mengatasi limbah cair dengan menggunakan mikroorganisme. Bakteri heterotrofik merupakan golongan bakteri yang mampu memanfaatkan dan mendegradasi senyawa organik kompleks yang mengandung unsur C, H, dan N, bakteri heterotrofik berfungsi menghancurkan bahan-bahan organik pencemar dalam air. Contoh lain yaitu dengan bakteri Oxbow mampu menjernihkan air yang tercemar hanya dalam waktu satu pekan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *